Oleh: Yudikelana | Februari 6, 2009

Ridho Bukan Rhoma Irama


Menggunakan nama besar ayahnya dalam blantika musik dangdut, dirasakan  Ridho Rhoma sebagai sebuah beban yang cukup berat untuk dipukulnya dalam berkarir mengikuti jejak Raja Dangdut, Rhoma Irama.ridho

“Untuk berarir dengan memikul nama Rhoma memang berat dan tidak mudah, karena Papa telah membawa citra baik untuk dangdut Indonesia. Saya berharap bisa membawa citra baik itu ke dunia internasional,” harap Ridho dalam acara peluncuran album perdana Sonet 2 Band, yang berjudul Menunggu, di Planet Hollywood Jakarta, Kamis (22/1).

Nama Rhoma, yang melengkapi nama pria kelahiran Jakarta, 14 Januari 1989 itu, tidak menjadikan Ridho pengganti ayahnya dan menggunakan gaya yang sama dalam berdangdut. “Ridho bukan Rhoma Irama. Kami memang satu ide dan satu rasa dalam berdangdut, tapi kami memiliki warna yang berbeda,” ujarnya.

Dari segi aransemen, musik yang dimainkan Sonet 2 Band memang terdengar berbeda dengan musik yang selalu dipakai Rhoma dalam Soneta Group. Gebukan drum terdengar dominan daripada tetabuhan tabla dan perkusi. “Kami yang membuat aransemen sendiri, tapi tetap dengan arahan dari Papa. Meskipun begitu, tidak mengurangi kemurnian permainan musik kami. Jadi, enggak ada pemaksaan,” ujarnya lagi.

Untuk mengaransemen lagu-lagu Sonet 2 Band, Rhoma mempercayakannya kepada sang gitaris, Ricky, yang merupakan anak dari gitaris Soneta Group. “Saya enggak mau pemikiran Rhoma ada di musik mereka, supaya Soneta tidak masuk ke dalam Sonet 2 Band,” kata Rhoma.

Ridho sendiri, dalam berdangdut, mengaku lebih banyak terinspirasi oleh penyanyi asal India, Sonu Nigum. “Dia salah satu guru saya, walaupun saya tidak belajar secara langsung dari dia. Musik saya banyak diwarnai olehnya,” ungkap Ridho.

Namun, antara Soneta dengan Sonet 2 Band tetap ada benang merah, yakni dalam idealisme mereka berdangdut. “Saya katakan kepada mereka, dalam bermusik jadilah diri sendiri, bukan jadi Rhoma. Tapi, untuk idealisme, mereka harus tetap mengusung akhlakul karimah seperti Soneta. Enggak ada narkoba dan minum-minuman,” papar Rhoma.

Dalam mencipta lagu, untuk kedepan, Ridho berharap dirinya sudah bisa menyumbangkan hasil karya sendiri. “Saya sudah mulai mencipta dan mengaransemen lagu. Tapi, belum masuk dapur rekaman. Mungkin nanti,” ucapnya.


Responses

  1. salut buat yudi,terus update dan apresiasi musik dangdut dengan sepenuh hati.because DANGDUT IS SPOKEN HERE…
    salam kenal….
    penggemar dangdut asal kota pudak gresik jawa timur

    ===>> Yudikelana
    Terimakasih mas….
    Salam kenal kembali mas, hmm insya allah mas saya usahakan…
    salam dangdut ….

  2. halo

  3. wah hebat kamu yudi.sesama penggemar dangdut kamu bisa mengikuti perkembangan soneta sampe sonet 2 band dg detail.bravo dangdut.good luck buat ridho

  4. ih….. suka banget ma ridho rhoma…. minta alamat email dam facebook ya dunk………………

  5. salam soneta jga buat ms yudi smoga tetap melangkah lebih maju


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: