Oleh: Yudikelana | Desember 14, 2008

Fazaal Daath, Tentang Rhoma Irama


Sumber Artikel

Tepat tanggal 11 Desember 62 tahun lalu, di sebuah daerah pengungsian di Tasikmalaya, lahir Raden Irama yang belakangan menjadi The King of Dangdut dengan nama Rhoma Irama. Di usianya ini beliau masih tegar belum tergantikan posisinya di dunia musik Indonesia.

“Semalam kita masih menyaksikan penampilannya di TPI walaupun bukan siaran langsung. Suara dan penampilannya semakin sempurna di usia 62 tahun. Sebuah prestasi yang sangat jarang ditunjukkan seniman musik lainnya,” puji Fazaal Dath, rekan sesama seniman dan di organisasi yang dipimpin Bang Haji, Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI). Menurut Dadat, begitu dia biasa dipanggil, Rhoma Irama adalah sosok panutan dalam bermusik maupun pribadinya.

Kemampuan Bang Haji menjaga emosi patut diacungi jempol dalam memimpin organisasi PAMMI. “Bagaimana kacaunya anak-anak di PAMMI, Bang Haji cuma senyum-senyum saja saat saya sudah bisa emosi. Beliau sangat sabar,” kata Dadat, yang juga pencipta lagu beken itu. Menurut Dadat, dunia musik Indonesia masih sangat membutuhkan sosok Rhoma Irama, apalagi Dangdut.

Dadat juga menyampaikan kekagumannya dengan sukses paling anyar Bang Haji saat merekam lagu dalam bahasa India. “Bahasa India itu sulit sekali buat kita, tapi beliau lagi-lagi berhasil dalam karya berbahasa India, sangat sukses,” tambah Fazaal Daath. Bagi Dadat tak ada kata lain selain harapan Bang Haji masih terus bisa memperkaya dunia musik, apalagi perjuangan di kancah musik dangdut yang tak kenal henti.


Responses

  1. Aku tunggu karya-karya terbarumu

    semoga terus sukses selalu

    ===>> Yudikelana
    Amin Ya Rabbal Alamin…..

  2. ya.. aku juga fasn roma.. nih..! cuma sekarang ini kok.. lagu dangdut sudah mulai redup ya.. di kotaku sangat jarang orang nyanyiakn lagu dangdut…! terus festival-festival lagu dangdut juga gak ada. di toko-toko, pasar, juga sangat sedikit diputar..! SEkarang banyak lagu dangdut bergeser kearah yang banyak mengabaikan seni itu sendiri. Aksi panggung yg buka-bukaan, lagu yang dicampur-campur sama pop, banyak lagu pop jadi dangdut… sehingga tidak berkembang. TApi coba kalau lagu asli dangdut pasti makin kokoh lagu dangdutnya.. Zamannya Itje, elvi, evie tamala, Rhoma irama, juga Fazal dath.. Muhsin ,,dan lain-lain ayo buat karya baru lagi..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: