Oleh: Yudikelana | November 23, 2008

Langit pun Berduka


Sudah kautanamkan mawar di hatiku
Tetapi mengapa kautancapkan durinya juga
Sudah kaunyatakan setia padaku
Mengapa kauingkari juga
Membuat hatiku kecewa

Ke mana kubawa sepi jiwa ini
Ke mana kubawa hati pedih karena cinta
Musnahlah harapan ‘tuk menggapai cita
Hujan turun tercurah sudah
Kiranya langit pun berduka

Memang cintamu bagai embun pagi
Sirna apabila disinar mentari
Basah pipiku berlinang selalu
Sungguh kau tega putuskan cinta
Hujan pun turun tercurah sudah
Kiranya langit pun turut berduka

Kiranya langit pun berduka
Kiranya langit pun berduka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: