Oleh: Yudikelana | Oktober 26, 2008

Jangan Bersedih, Tunggulah Jalan Keluar!


Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Tirmidzi disebutkan:
“Sebaik-baik ibadah adalah menunggu jalan keluar.”
{Bukankah subuh itu sudah dekat?}
(QS. Hud: 81)
Cahaya fajar bagi orang-orang yang ditimpa kesedihan itu telah
menyeruak, maka jelanglah pagi dan tunggulah kemenangan dari sang
penakluk.
Orang Arab berkata, “Jika seutas tali sudah sangat meregang, niscaya
ia akan segera putus! Artinya: Jika persoalannya sudah kritis, maka
tunggulah jalan keluar.
Allah berfirman,
{Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan
baginya jalan keluar.}
(QS. Ath-Thalaq: 2)
{Dan, barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus
kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahalanya.}
(QS. Ath-Thalaq: 5)
{Dan, barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah akan menjadikan
baginya jalan kemudahan dalam urusannya.}
(QS. Ath-Thalaq: 4)
Salah seorang penyair berkata,
Betapa banyak jalan keluar yang datang setelah rasa putus asa
dan betapa banyak kegembiraan datang setelah kesusahan.
Siapa yang berbaik sangka pada Pemilik ‘Arasy dia akan memetik
manisnya buah yang dipetik di tengah-tengah pohon berduri
Dalam sebuah hadits Qudsi disebutkan: “Aku sesuai sangkaan hamba-
Ku kepada-Ku, maka ia bebas berprangsaka apa saja kepada-Ku.”
Allah berfirman,
{Sehingga apabila para rasul tidak mempunyai harapan lagi tentang keimanan
mereka dan telah meyakini bahwa mereka telah didustakan, datanglah kepada para rasul itu pertolongan Kami, lalu diselamatkanlah orang-orang yang Kami
kehendaki.}
(QS. Yusuf: 110)
{Maka, sesungguhnya bersama dengan kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya
bersama kesulitan itu ada kernudahan.}
(QS. Al-Insyirah: 5-6)
Ada sebuah pernyataan yang beredar di kalangan ahli tafsir, yang bahkan
menurut sebagian dari mereka ditetapkan sebagai hadits. Pernyataan berbunyi
demikian: “Satu kesulitan tidak akan pernah mengalahkan dua kernudahan.”
Allah berfirman,
{Barangkali Allah mengadakan sesudah itu suatu hal yang berat.}
(QS. Ath-Thalaq: 1)
{Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.}
(QS. Al-Baqarah: 214)
{Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat
baik.}
(QS. Al-A’raf: 56)
Dalam sebuah hadits shahih disebutkan: “Ketahuilah bahwa pertolongan
itu ada bersama dengan kesabaran dan jalan keluar itu akan selalu beriringan
dengan cobaan.”
Seorang penyair berkata,
Jika persoalan telah sangat sulit, tunggulah jalan keluarnya,
sebab ia akan segera menemukan jalan keluarnya.
Penyair yang lain berkata,
Banyak mata yang tetap melek dan banyak pula yang tidur
dalam masalah yang mungkin terjadi atau tidak akan terjadi
Tinggalkanlah kesedihan sedapat yang engkau lakukan sebab
jika engkau terus bersedih engkau akan berubah menjadi gila
Sesungguhnya Rabb yang telah mencukupimu sebelumnya
Dia kan mencukupimu besok dan hari-hari mendatang
Penyair yang lain mengatakan,
Biarkanlah takdir berjalan dengan tali kekangnya
danjanganlah engkau tidur kecuali dengan hati yang bersih
Tak ada di antara kerdipan mata dan meleknya
kecuali Allah kan mengubah dari kondisi ke kondisi lainnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: