Oleh: Yudikelana | Oktober 26, 2008

Jangan Bersedih dan Mempedulikan Perilaku Orang


Bagaimanapun, mereka tidak memiliki kekuasaan untuk
mendatangkan mudharat, manfaat, kematian, dan kehidupan kepada Anda.
Mereka juga tidak dapat membangkitkan Anda dari kubur, dan tidak pula
dapat memberi pahala serta siksa.
Seorang penyair mengatakan,
Siapa senang mempedulikan perilaku orang, ia akan mati gelisah
sedang orang yang gagah berani akan meraih kenikmatan
Penyair lain juga mengatakan,
Barangsiapa suka mempedulikan orang lain, ia akan gagal meraih
bahagia,
sedang orang yang gagah berani akan berhasil meraih kebaikan.
Ibrahim ibn Adham mengatakan, “Kami hidup dalam suasana yang
bila para raja itu tahu niscaya mereka akan menebas kami dengan pedang
mereka.”
Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Di dalam hati seringkali terlintas suatu
keadaan. Yakni, yang bila kukatakan demikian, ‘Seandainya para penghuni
surga hidup seperti kami, maka mereka akan hidup senang’.”
Dia juga pernah berkata, “Di dalam hati ini selalu muncul suasana di
mana hati menari riang. Yakni, saat hati bergembira karena mengingat Allah
dan kehangatan hubungan dengan-Nya.”
Dalam kesempatan lain, ia juga mengatakan, “Ketika dijebloskan ke
penjara, dan sesaat kemudian para sipir mengunci pintunya, aku seperti
mendengar firman Allah,
{Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah
dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.}
(QS. Al-Hadid: 13)
Di dalam penjara itu, ia mengatakan, “Apa yang bisa dilakukan musuhmusuh
itu kepadaku? Surga dan tamanku ada di dalam dadaku. Ke manapun
aku berjalan, maka keduanya akan selalu bersamaku. Kalaupun aku dibunuh,
maka itu adalah kematian sebagai seorang syahid. Kalaupun diusir dari negeri
asalku, maka itu adalah sebuah rekreasi, dan penjara adalah tempatku
menyendiri.”
Apakah yang akan diperoleh orang yang telah kehilangan Allah dari
dalam dirinya? Dan apakah yang harus dicari oleh orang telah menemukan
Allah dalam dirinya? Antara yang pertama dan kedua, tidak akan pernah
sama. Orang kedua akan mendapatkan segalanya, dan orang pertama akan
kehilangan segalanya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: