Oleh: Yudikelana | September 12, 2008

Iis dahlia-Payung hitam


Bagai bencana datang melanda setelah kudengar keputusan mu kejam
payung hitam yang menjadi saksi
setiap hari diriku menanti
tak peduli hujan turun
petir menghalangi kutetap bertahan
walau air hujan membasahi badan

Tapi kini setelah engkau kembali
sikap sungguh menyakitkan hati
mengapa baru sekarang
aku kau banding bandingkan
dengan wanita yagn baru kau cinta kejam
sungguh begitu mudahnya
engkau putuskan cinta
hanya dengan satu kata

kata maaf saja
walaupun cuma dua gram
cincin yang engkau ikatkan
tapi nantinya diriku
akan jadi hinaan
akan jadi cemoohan ocehan orang
apakah setiap wanita lahir kedunia
hanya untuk dijadikan bahan perbandingan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: