Oleh: Yudikelana | September 2, 2008

Adab BerPuasa


Ketahuilah, semoga Allah merahmatimu, bahwasanya puasa tidak sempurna kecuali dengan merealisasikan enam perkara :
1.      Menundukkan pandangan serta menahannya dari pandangan-pandangan liar yang tercela dan dibenci.
2.      Menjaga lisan dari berbicara tak karuan, menggunjing, mengadu domba dan dusta.
3.      Menjaga pendengaran dari mendengarkan setiap yang haram atau yang tercela.
4.      Menjaga anggota tubuh lainnya dari perbuatan dosa.
5.      Hendaknya tidak memperbanyak makan.
6.      Setelah berbuka, hendaknya hatinya antara takut dan harap. Sebab ia tidak tahu apakah puasanya diterima, sehingga ia termasuk orang-orang yang dekat kepada Allah, ataukah ditolak, sehingga ia termasuk orang-orang yang dimurkai. Hal yang sama hendaknya ia lakukan pada setiap selesai melakukan ibadah. (Lihat Mau’idzatul Mukminiin min Ihyaa’i Uluumid Diin, hlm. 59-60.)
Ya Allah, jadikanlah kami dan segenap umat Islam termasuk orang yang puasa pada bulan ini, yang pahalanya sempurna, yang mendapatkan Lailatul Qadar, dan beruntung menerima hadiah dari Tuhan, wahai Dzat Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya), wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan Allah kepada Nabi Muhammad, keluarga dan segenap sahabatnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: