Oleh: Yudikelana | Oktober 8, 2009

Dangdut Soneta dimusuhi TVRI


KELUH KESAH SEORANG HAJI.

opaIrama dangdut dengan pop indo bedanya cuma sedikit, yaitu soal gendang. Dangdut pakai gendang sedangkan pop indo tidak. Tapi lantaran soal gendang itulah sampai sekarang H. Oma Irama tidak dapat memunculkan dangdutnya dikaca televisi.-Ada pengaruh krbudayaan asing disana – kata salah seorang yang kenetulan punya fungsi penting di TVRI stasion DKI.
Mungkin untuk menanangulangi persoalan ini, H. Oma Irama kemudian mengambil jalan tengah, satu-satunya jalan yang mampu dilakukannya untuk memenuhi permintaan penggemarnya yang bejibun. Dia pindah jalur ke Pop Indonesia. Rekaman Perdana yang berisikan lagu Luka dan Derita, Bulan, Remaja, Sepi, dsbnya. Bagaimana kelanjutannya?.- Saya masih pesimis bisa muncul di TV-ucap Oma kepada TOP. Keluh kesahnya ini kemudian dilanjutkannya dengan sebuah kalimat yang nadanya sedikit berang.-Sekarang bukan lagi soal dangdut tapi sudah merambat kepersoalan pribadi.-
Myatanya memang benar, diberbagai koran telah disiarkan bahwa pada tanggal 3 April H. Oma Irama akan hadir di layar TV membawakan lagu pop Indo. Ternyata, setelah kesempatan itu datang, sang Haji ternyata tidak dimunculkan. Apa sebabnya? Wallahuallam….!
Kalau dipikir-pikir, tuduhan Oma Irama yang mengatakan bahwa TVRI ada persoalan “pribadi” dengannya mungkin banyak benarnya. Misalnya tentang soal diatas tadi, yaitu batalnya dia muncul lantaran sesuatu sebab yang tidak diketahui. Padahal asal muasalnya Oma Irama jadi tukang dendang bermula dari jalur pop Indo. Ingat saja duetnya dengan Inneke Kusumawaty beberapa tahun yang lewat.
Kemudian tentang alasan TVRI yang yang mengatakan dang dut membawa pengaruh kebudayaan asing, kenapa lagu-lagu Barat yang jelas-jelas asing bisa lolos?- Soalnya lagu barat sudah berkembang lama dangdut belum, jadi perkembangannya masih bisa dibendung- demikian argumentasi salah seorang dari TVRI yang tidak mau namanya disebutkan. Okelah, tapi kenapa dang dut Emilia Contessa, Muchsin Alatas bisa diktengahkan? apakah karena mereka muncul dengan sponsor perusahaan rekaman?- Itu sih bukan dangdut, itu Pop Melayu- kata sebagian pengamat dan orang TV. Nah, kalian bisa menilai sendiri, apakah lagu seperti Karena Judi (Muchsin) atau Pusing-pusing (Emilia) itu masuk kategori dang dut atawa Pop melayu. Yang jelas, PT. YKAWI ssudah mrelakan diri jadi sponsor untuk memunculkan Oma Irama seperti yang dilakukan juga perusahaan-perusahaan rekaman lain, tapi nyatanya pihak TVRI tetap memalang pintu, khususnya untuk H. Oma Irama.
(MARTHA/TOP 75/1977)

Info Soneta : Muhamad Nur

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: